67 EKOR LANDAK BERHASIL DIAMANKAN SATUAN RESERSE KRIMINAL POLRES ACEH SINGKIL

Tribratanewsacehsingkil.com – Inisial SR (36) berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Aceh Singkil di kediamannya Desa Penenggalan Barat Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam terkait kasus yang terbukti memelihara Satwa Liar Landak (Hystrix Barcyura) tanpa ijin yang ditemukan berada dibelakang rumah pelaku tersebut, Senin (15/1/18).

 

Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Milyardin, SIK menjelaskan Pihaknya mendapat Informasi dari Masyarakat, “Berdasarkan informasi bahwa ada salah satu warga Penanggalan yang memelihara Hewan Satwa jenis Landak sebanyak 67 Ekor, kami langsung terjunkan Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Aceh Singkil untuk melakukan penyelidikan.” Ungkapnya kepada tribratanewsacehsingkil.com.

 

Dari hasil penyelidikan terbukti adanya Kandang yang terbuat dari Besi dan Beton Permanen berisikan 67 Ekor Landak, Tim yang dipimpin Oleh KBO Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Singkil AIPTU Nailul Amali itu langsung melakukan penangkapan terhadap SR (36) selaku tersangka itu, Pelaku dan Barang Bukti langsung dibawa ke Polres Aceh Singkil guna Penyidikan lebih lanjut.

 

“Barang Bukti yang berhasil diamankan kami serahkan kepada Pihak BKSA Aceh Singkil untuk dapat dilepaskan kembali ke habitatnya, karena Hewan tersebut tergolong Satwa Liar yang Langka, untuk itu kita lepaskan kembali untuk dapat berkembang biak pada Habitatnya, karena sudah ada aturan juga yang melarang kita untuk memelihara Satwa Liar Langka.” Tambah IPTU Agus Riwayanto Diputra selaku Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Singkil.

 

Pihak Polres Aceh Singkil menghimbau kepada seluruh lapisan Masyarakat agar tidak menangkap apalagi memlihara Satwa Liar Jenis apapun yang tergolong Langka, apabila ada temuan lagi maka akan ditindak tegas oleh Pihak Kepolisian Resor Aceh Singkil khususnya pada wilayah Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam. (JUNAIDI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *